Teruntuk kamu yang pernah datang, pernah hilang, pernah kembali, lalu lenyap lagi.
Kamu yang datang sebentar. Membahagiakanku. Mengutuhkan harapanku.
Untuk kemudian pergi begitu saja, bahkan tanpa pamit.
Untuk kemudian pergi begitu saja, bahkan tanpa pamit.
Aku terlalu bahagia saat itu. Hingga lupa, bahwa kedatanganmu hanya menyuguhkan luka.
Kamu baru akan mengerti nanti. Saat kamu diperlakukan layaknya kamu adalah tuan rumah yang harus menyediakan jamuan, demi memuaskan dahaga sang tamu.
Teruntuk kamu yang masih hilang. Aku pernah mencintaimu dengan tulus. Aku pernah merasa dibahagiakan olehmu walau sebenarnya bukan itu maksud kedatanganmu. Aku pernah ingin diinginkan olehmu. Saat ini, aku berhenti.
Dari yang sudah tak ingin lagi¬
Dari yang sudah tak ingin lagi¬
Sumber : http://gariskata.tumblr.com/post/127169125064/aku-pernah-ingin-diinginkan





0 komentar:
Posting Komentar