"Seandainya aku bukan.. Tapi kau Angin..
Nafasmu tersengal setelah sia-sia menyampaikan padaku tentang perselisihan antara cahaya matahari dan warna-warna bunga"~
Nafasmu tersengal setelah sia-sia menyampaikan padaku tentang perselisihan antara cahaya matahari dan warna-warna bunga"~
Lagi rindu sama Puisi Anginnya Pak Sapardi..
Juga sedikit menggambarkan..
Juga sedikit menggambarkan..
Tapi kau Angin zah.. Semangatt..
Tidak ada badai yang tetap tinggal..





0 komentar:
Posting Komentar